Personal essays from 14+ years of building Mandarin Mastery Circle. The first ten students, the conversation that changed our pricing, the Tianjin trip that almost did not happen, the book that shaped my teaching method. Below are 35+ pieces of behind-the-scenes thinking.Esai personal dari 14 tahun lebih membangun Mandarin Mastery Circle. Sepuluh siswa pertama, percakapan yang mengubah harga kami, perjalanan Tianjin yang hampir tidak terjadi, buku yang membentuk metode pengajaran saya. Di bawah ini 35+ tulisan pemikiran di balik layar.
A few thousand followers in, I started to feel the pull to curate, to please, to perform. This is a note to myself about choosing real over polished.Beberapa ribu follower kemudian, saya mulai merasakan dorongan untuk meng-curate, menyenangkan, dan tampil sempurna. Ini catatan untuk diri sendiri tentang memilih autentik daripada poles.
I complain about a lot of things on my personal feed. Then I close the laptop, sit down with the student, and build the thing I wish I had at their age.Saya mengeluh tentang banyak hal di sosial media pribadi saya. Lalu saya menutup laptop, duduk bersama siswa itu, dan membangun hal yang saya harap saya punya di usianya.
I grew up with a Javanese philosophy that prizes slow, steady work. Nine years in China and seven in Singapore taught me to add a second gear, without losing the first.Saya tumbuh dengan filosofi Jawa yang menghargai kerja perlahan dan mantap. Sembilan tahun di China dan tujuh tahun di Singapura mengajari saya untuk menambah gigi kedua, tanpa kehilangan yang pertama.
A leader from my workplace volunteered at a migrant worker dormitory. No title. No meeting room. Just presence, initiative, and impact.Seorang pemimpin dari tempat kerja saya menjadi sukarelawan di asrama pekerja migran. Tanpa jabatan. Tanpa ruang meeting. Hanya kehadiran, inisiatif, dan dampak.
Fourteen years placing Indonesian students into elite Asian universities. One pattern keeps showing up, every single family.Empat belas tahun menempatkan siswa Indonesia ke universitas elit Asia. Satu pola muncul terus, setiap keluarga, tanpa kecuali.
This week MMC received enquiries from working adults in the US, Europe, Korea, India, and Japan. For the first time, they trusted us as a brand, not just as individuals.Minggu ini MMC menerima pertanyaan dari profesional dewasa di Amerika, Eropa, Korea, India, dan Jepang. Untuk pertama kalinya, mereka memercayai kami sebagai brand, bukan hanya sebagai individu.
No paid ads. Zero marketing budget. Just telling stories from our daily life, what we do, and how we do it. Attracting the right group of people who truly care about quality education.Tanpa iklan berbayar. Nol anggaran marketing. Hanya menceritakan kisah dari kehidupan sehari-hari kami, apa yang kami lakukan, dan bagaimana kami melakukannya. Menarik kelompok yang tepat, yang benar-benar peduli pada pendidikan berkualitas.
Paid creators took the brief, then stayed, asked questions, compared, and signed up themselves. When creators are free to compare and still choose you, that is the strongest signal there is.Kreator berbayar menerima brief, lalu menetap, bertanya, membandingkan, dan mendaftar sendiri. Saat kreator bebas membandingkan dan tetap memilih Anda, itu sinyal terkuat yang ada.
Three freelancers. Seven certified native teachers. 200+ students in under six months. From midnight freelancing to a small Singapore education company, one wall at a time.Tiga freelancer. Tujuh pengajar native bersertifikat. 200+ siswa dalam kurang dari enam bulan. Dari freelancing tengah malam ke sebuah perusahaan pendidikan kecil di Singapura, satu tembok demi satu tembok.
It is built by teachers who take Mandarin seriously, and earned by students who show up consistently. Parents, students, and teachers form a circle, working together to build real mastery.Dibangun oleh pengajar yang menanggapi Mandarin dengan serius, dan diraih oleh siswa yang hadir secara konsisten. Orang tua, siswa, dan pengajar membentuk lingkaran, bekerja sama untuk membangun penguasaan nyata.
I have met too many students who are talented and hardworking, but still stuck. Not because they are bad at languages. Because they were given a plan that was never designed to reach HSK 5.Saya bertemu terlalu banyak siswa yang berbakat dan rajin, tetapi tetap macet. Bukan karena mereka tidak bisa bahasa. Tapi karena mereka diberi rencana yang memang tidak dirancang untuk mencapai HSK 5.
All these sleepless nights are worth it. Serving 17 students with heart and high standards is better than chasing 100 who do not care about quality.Semua malam-malam tanpa tidur ini sepadan. Melayani 17 siswa dengan hati dan standar tinggi lebih baik daripada mengejar 100 yang tidak peduli kualitas.
At Mandarin Mastery Circle we are founded by two women deeply rooted in China, Singapore, and Indonesia. Not just by background. By lived experience.Di Mandarin Mastery Circle, kami didirikan oleh dua perempuan yang berakar dalam di China, Singapura, dan Indonesia. Bukan hanya secara latar belakang. Secara pengalaman yang dijalani.
The wildest week I have had in a long time. Not because of the number, but because of what it forced me to do. Start listening.Minggu paling liar yang saya alami dalam waktu lama. Bukan karena angkanya, tapi karena apa yang dipaksakan kepada saya untuk lakukan. Mulai mendengar.
My grandpa tried to build a business in Indonesia. Policies changed. It collapsed. One of his clients is now one of the richest people in the country. Their grandchild just signed up with MMC.Kakek saya mencoba membangun bisnis di Indonesia. Kebijakan berubah. Bisnisnya runtuh. Salah satu kliennya sekarang salah satu orang terkaya di negara itu. Cucunya baru saja mendaftar di MMC.
She lost her Chinese school in the Indonesian riots. Decades later she asked me to teach her. Two months after, she was in a dormitory in China at 55, learning Mandarin.Beliau kehilangan sekolah Mandarin-nya saat kerusuhan Indonesia. Puluhan tahun kemudian beliau meminta saya mengajarinya. Dua bulan setelah itu, beliau ada di asrama China pada usia 55, belajar Mandarin.
I almost became one of those people who studied Mandarin for years and could not speak it. Then I went to China and learned the method, not the location, is the magic.Saya hampir jadi salah satu orang yang belajar Mandarin bertahun-tahun tapi tidak bisa ngomong. Lalu saya pergi ke China dan belajar bahwa metodenya, bukan lokasinya, yang menjadi magic-nya.
Drive matters. Discipline matters. But neither is enough on its own. The students who break through need access, information, and real guidance.Tekad itu penting. Disiplin juga. Tetapi keduanya saja tidak cukup. Siswa yang berhasil menembus jalur itu membutuhkan akses, informasi, dan bimbingan nyata.
Indonesians are raised with sungkan, the reflex to be polite and avoid confrontation. Too much of it teaches us to tolerate things we should not.Orang Indonesia dibesarkan dengan sungkan, refleks untuk sopan dan menghindari konfrontasi. Terlalu banyak sungkan mengajari kita untuk menoleransi hal yang seharusnya tidak.
For years I believed success was income, title, and property. Walking that path long enough taught me it is not one-dimensional.Bertahun-tahun saya percaya sukses itu pendapatan, jabatan, dan properti. Berjalan di jalur itu cukup lama mengajari saya bahwa sukses bukan satu dimensi.
Alam, our graphic designer, sent us a message from the morning mist and cold air of Mount Rinjani. Like climbing a mountain, learning Mandarin is full of challenges. Every step brings you closer to the peak.Alam, desainer grafis kami, mengirimkan pesan dari kabut pagi dan udara dingin Gunung Rinjani. Seperti mendaki gunung, belajar Mandarin penuh tantangan. Setiap langkah membawa Anda lebih dekat ke puncak.
It is 10 PM on a Friday and we are still working. Not because we have to. Because quality matters. At MMC, we are not just running another Mandarin class.Jam 10 malam hari Jumat dan kami masih bekerja. Bukan karena harus. Karena kualitas itu penting. Di MMC, kami tidak sekadar menjalankan kelas Mandarin biasa.
A lot of talented Mandarin teachers are out there but they do not have shining Instagram or TikTok. Viral and famous is not a good indicator of quality. Our job is to find the right teacher and protect the student.Banyak pengajar Mandarin berbakat di luar sana tapi tidak punya Instagram atau TikTok yang bersinar. Viral dan terkenal bukan indikator kualitas yang baik. Tugas kami menemukan pengajar yang tepat dan melindungi siswa.
Pak Dedy Ong asked a question on Threads that hit me. Would you take a 15 million IDR salary with a 6-day workweek, or 10 million with flexible hours? That was exactly me, nine years ago.Pak Dedy Ong menanyakan satu pertanyaan di Threads yang mengena buat saya. Mau ambil gaji 15 juta rupiah dengan kerja 6 hari, atau 10 juta dengan jam fleksibel? Itu persis saya, sembilan tahun lalu.
I heard this verse often during my university years in China. It stayed with me through solo thesis writing in Mandarin, working as the only foreigner in a Chinese tech company, and building Mandarin Mastery Circle from scratch.Saya sering mendengar ayat ini selama tahun-tahun kuliah saya di China. Ia menetap dalam saya, melewati skripsi sendiri dalam Mandarin, bekerja sebagai satu-satunya warga asing di perusahaan teknologi China, dan membangun Mandarin Mastery Circle dari nol.
In class at NTU Singapore, I learned something that really hit home. Rich people are not stupid. They will do their research. Be sincere and honest, and they will appreciate it.Di kelas NTU Singapura, saya belajar sesuatu yang benar-benar mengena. Orang kaya tidak bodoh. Mereka akan riset. Tulus dan jujur, dan mereka akan menghargai itu.
I was 15. I was travelling from Jakarta to Bandung. My wallet was stolen and my phone had no credit. The bus driver, the passengers, and one stranger I never paid back. This is the Indonesia I carry with me.Saya 15 tahun. Saya sedang perjalanan dari Jakarta ke Bandung. Dompet saya dicuri dan HP saya tidak ada pulsa. Pak supir bus, para penumpang, dan satu orang asing yang tidak pernah saya bayar kembali. Inilah Indonesia yang saya bawa.
Starting from zero means working on the ground. Begging, meeting, calling, monitoring, improving, learning. Work-life balance? Nope. It is 1 AM and we are still working.Mulai dari nol berarti kerja di lapangan. Memohon, bertemu, menelepon, memonitor, memperbaiki, belajar. Work-life balance? Tidak. Sekarang jam 1 pagi dan kami masih bekerja.
When I told my Indonesia-based friends I wanted to try entrepreneurship, they were excited. When I told my Singapore-based friends the same thing, they reminded me of the risk. They were both right.Saat saya bilang ke teman-teman di Indonesia bahwa saya mau coba entrepreneurship, mereka semangat. Saat saya bilang ke teman-teman di Singapura, mereka mengingatkan saya tentang risikonya. Keduanya benar.
Fourteen years on, the first ten students still shape how I think about teaching. Here is what each one taught me.Empat belas tahun kemudian, sepuluh siswa pertama masih membentuk cara saya berpikir tentang mengajar. Berikut yang masing-masing ajarkan kepada saya.
Before founding MMC I worked at a Singapore statutory board. The lessons shape how I run a school today.Sebelum mendirikan MMC saya bekerja di Singapore statutory board. Pelajaran itu membentuk cara saya menjalankan sekolah hari ini.
I trained as an engineer. The transition to education was not planned. Here is what made it inevitable.Saya dilatih sebagai engineer. Transisi ke pendidikan tidak direncanakan. Berikut yang membuatnya tak terhindarkan.
Year five I tried to raise capital to scale MMC. The mistake taught me what kind of school we actually wanted to be.Tahun lima saya mencoba mengumpulkan modal untuk men-scale MMC. Kesalahan itu mengajari saya jenis sekolah apa yang sebenarnya kami inginkan.
A single conversation with a parent in year three changed how MMC presents what we do. Here is what she said and what shifted because of it.Satu percakapan dengan orang tua di tahun tiga mengubah cara MMC menyajikan apa yang kami lakukan. Berikut yang dia katakan dan apa yang bergeser karena itu.
The first full-time hire is the decision that turns a freelancer into a school. Here is what made the leap possible.Perekrutan full-time pertama adalah keputusan yang mengubah freelancer menjadi sekolah. Berikut yang membuat lompatan mungkin.
The first MMC Tianjin immersion camp was almost cancelled three weeks before. What kept it alive is the lesson.Camp immersion MMC Tianjin pertama hampir dibatalkan tiga minggu sebelumnya. Yang membuatnya hidup adalah pelajarannya.
I run a school. I still teach one student personally every term. Here is why the practice has not stopped.Saya menjalankan sekolah. Saya masih mengajar satu siswa secara pribadi setiap term. Berikut mengapa praktiknya tidak berhenti.
One book in year four reframed how I think about teaching. Here is what it said and what it changed.Satu buku di tahun empat membingkai ulang cara saya berpikir tentang mengajar. Berikut yang dikatakannya dan yang diubahnya.
After fourteen years of building MMC, the metric I use for success has changed three times. Here is the current one.Setelah empat belas tahun membangun MMC, metrik yang saya gunakan untuk kesuksesan telah berubah tiga kali. Berikut yang sekarang.